Jumat, 24 Desember 2010

tugas bahasa indonesia 3

MACAM - MACAM METODE BAHASA INDONESIA

a. Metode Definisi
b. Metode Sebab Akibat
c. Metode Proses
d. Metode Contoh
e. Metode Klasifikasi

Contoh dari macam - macam metode:

a.Metode Definisi

Sekarang ini lagi demamnya sepak bola, apalagi sedang berlangsungnya pertandingan AFF SUZUKI pasti semua orang ingin menonton walaupun tidak nonton langsug di stadion atau kantong menipis, dan sedang lagi diperjalan / sibuk. Kini perusahan telphone gengam (HP) meluncurkan hp yang ada TVnya. HP tersebut murah dan terjangkau, jadi semua orang bisa menonton TV dimana saja, kapan pun apalgi sekarang - sekarang ini. pasti banyak orang yang membelinya untuk menonton acara AFF SUZUKI.
b. Metode Sebab - Akibat
Jakarta saat ini penuh sesak dan macet dimana - mana akibat kelalaian dan tidak pernah mematuhi peraturan lalu lintas.
Peraturan lalu lintas adalah dimana peraturan yang telah dibuat dengan baik dan menurut undang - undang yang harus dipatuhi oleh para pengguna kendaraan roda dua mauoun lebih.

c. Metode Proses
Cara merawat motor dengan baik, yang harus dilakukan pertama adalah :
1. Gunakan motor sesuai kapasitas motor.
2. Parkirkan motor di tempat teduh, kalau sering di tempat panas lama kelamaan warnanya akan pudar.
3. Seseringlah menggagti oli mesin sebulan sekali atau setiap 1500km / ke bengkel terpercaya
4. Cek angin ban sebelum berpergian jauh.
5. Hati - hati dalam berkendara, sebab di indonesia banyak sekali jalan yang berlubang dan kendaran besar.

d. Metode Contoh
Manfaat dari Vitamin A :
- membantu sel bereproduksi secara normal.
- untuk kesehatan mata
- untuk pertumbuhan normal dan pengembangan embrio.
- untuk fungsi reproduksi normal, dengan pengaruh pada fungsi dan pembentukan sperma, indung telur dan plasenta.

e. Metode Klasifikasi


Senin, 25 Oktober 2010

MULTIPLEXER VHDL



Multiplexer berfungsi untuk memilih output dari beberapa input berdasarkan input pada kaki selectornya. Multiplexer memiliki rangkaian logika sebagai berikut :



Dalam tulisan kali ini akan dicontohkan kode program vhdl untuk membuat multiplexer dengan 4 input, 2 selector, dan 1 output. Multiplexer diatas memiliki tabel logika :

==========
= s1 = s2 = Y =
==========
= 0 = 0 = a =
= 0 = 1 = b =
= 1 = 0 = c =
= 1 = 1 = d =
===========


Pertama-tama definisikan entitas multiplexer dengan nama "kepletex" :

entity kepletex is -- mendefinisikan entity "kepletex"
port(
a,b,c,d,s1,s2: in bit; -- terdapat 4 port input, 2 selector, dan 1 output
y:out bit);
end kepletex;


Lalu definisikan arsitektur "mux_arch" dari entity "kepletex" :

architecture mux_arch of kepletex is
begin
proc: process is
begin
if (s1='0' and s2='0') then y <= a;
else if (s1='0' and s2='1') then y <= b;
else if (s1='1' and s2='0') then y <= c;
else if (s1='1' and s2='1') then y <= d;
end if;
end process proc;
end mux_arch;


Arsitektur berfungsi untuk menerangkan bagaimana entity "kepletex" bekerja. Namun kode diatas hanyalah berupa template, sehingga tidak bisa dijalankan untuk simulasi maupun di sintesis karena belum didefinisikan bit input pada masing-masing portnya. Untuk itu kita tambahkan entity "sinyal" dan arsitektur "sinyal_arch" yang berfungsi untuk memberikan input pada entity "kepletex".

entity sinyal is
port(
pa,pb,pc,pd,ps1,ps2:out bit);
end sinyal;

architecture sinyal_arch of sinyal is
begin
pros: process is
begin
pa <= '0';
pb <= '1';
pc <='1';
pd <= '0';
ps1 <= '1';
ps2 <= '0';
end process pros;
end sinyal_arch;


Semua kode vhdl diatas digabung menjadi satu menjadi :

library ieee;
use ieee.std_logic_1164.all;

entity kepletex is -- mendefinisikan entity "kepletex"
port(
a,b,c,d,s1,s2: in bit; -- terdapat 4 port input, 2 selector, dan 1 output
y:out bit);
end kepletex;

architecture mux_arch of kepletex is
begin
proc: process is
begin
if (s1='0' and s2='0') then y <= a;
else if (s1='0' and s2='1') then y <= b;
else if (s1='1' and s2='0') then y <= c;
else if (s1='1' and s2='1') then y <= d;
end if;
end process proc;
end mux_arch;

entity sinyal is
port(
pa,pb,pc,pd,ps1,ps2:out bit);
end sinyal;

architecture sinyal_arch of sinyal is
begin
pros: process is
begin
pa <= '0';
pb <= '1';
pc <='1';
pd <= '0';
ps1 <= '1';
ps2 <= '0';
end process pros;
end sinyal_arch;

-- kode dibawah ini merupakan kode yang berfungsi menjalankan --
-- entity yang telah didefinisikan diatas --

library work;
use work.all;

entity eksekusi is
end eksekusi;

architecture eksekusi_arch of eksekusi is
signal in1,in2,in3,in4,select1,select2,output: bit;
begin
w1: entity sinyal port map(in1,in2,in3,in4,select1,select2);
w2: entity kepletex port map(in1,in2,in3,in4,select1,select2,output);
end eksekusi_arch;

Nama Paket Dalam VHDL

Multiplexer atau biasa disebut juga Transceiver berfungsi sebagai rangkaian yang menerima input data dan untuk suatu saat tertentu hanya mengijinkan satu dari data input tersebut untuk lewat mencapai output. Atau pengertian lainnya yaitu rangkaian digital yang memiliki banyak input dan 1 output.

Logika Programmer :

library ieee;
use ieee.std_logic_1164.all;

entity kepletex is -- mendefinisikan entity "kepletex"
port(
a,b,c,d,s1,s2: in bit; -- terdapat 4 port input, 2 selector, dan 1 output
y:out bit);
end kepletex;


architecture mux_arch of kepletex is
begin
proc: process is
begin
if (s1='0' and s2='0') then y <= a;
else if (s1='0' and s2='1') then y <= b;
else if (s1='1' and s2='0') then y <= c;
else if (s1='1' and s2='1') then y <= d;
end if;
end process proc;
end mux_arch;

Nama Paket yang terdapat pada Library IEEE dan STD
LIBRARY ieee;
USE ieee.std_logic_1164.ALL;

PACKAGE my_package IS
CONSTANT ADDER_WIDTH : integer := 5;
CONSTANT RESULT_WIDTH : integer := 6;

SUBTYPE ADDER_VALUE IS integer RANGE 0 TO 2 **

ADDER_WIDTH - 1;
SUBTYPE RESULT_VALUE IS integer RANGE 0 TO 2 **

RESULT_WIDTH - 1;
END my_package;

LIBRARY ieee;
USE ieee.std_logic_1164.ALL;
USE work.my_package.ALL;

ENTITY addsub IS
PORT
(
a: IN ADDER_VALUE;
b: IN ADDER_VALUE;
addnsub: IN STD_LOGIC;
result: OUT RESULT_VALUE
);
END addsub;

ARCHITECTURE rtl OF addsub IS
BEGIN
PROCESS (a, b, addnsub)
BEGIN
IF (addnsub = ‘1′) THEN
result ELSE
result END IF;
END PROCESS;
END rtl;

Paket Library WORK
LIBRARY IEEE;
USE IEEE.std_logic_1164.all;
USE IEEE.std_logic_arith.all;
USE IEEE.std_lodic_unsigned.all;
LIBRARY lpm;
USE lpm.lpm_components.all;
USE WORK.sigdec1.ALL

SEJARAH VHDL :

VHDL adalah singkatan yang dipersingkat karena aslinya adalah VHSIC HDL. Program VHIC (Very Highspeed Integrated Circuit) dikembangkan akhir tahun 1970-an sampai awal 1980-an, berdasarkan sumber dari Universitas Waterloo :

  • Rupanya pada waktu itu program VHSIC dikembangkan oleh Departemen Pertahanan Amerika
  • Alat yang sudah ada (pada waktu itu tahun 1980, yaitu Ada programming language) sudah tidak sanggup untuk membuat desain hardware yang lebih kompleks sehingga akhirnya dibuatlah penggantinya dengan nama VHDL.

Inilah evolusi berdasarkan sumber dari Universitas Waterloo :

  • 1981, VHDL diusulkan sebagai bahasa deskripsi hardware
  • 1986, VHDL diusulkan sebagai standar IEEE
  • 1987, Standar pertama VHDL (IEEE-1076-1987)
  • 1993, Standar VHDL direvisi (IEEE-1076-1993)
  • 2002, Standar VHDL sekarang (IEEE-1076-2002), dan
  • Sekarang digunakan dengan luas oleh kalangan industri dan akademi, dengan penambahan IEEE-1164-1993 untuk mengenalkan nilai sistem logika

IEEE adalah singkatan dari Institut of Electrical and Electronics Engeneers, Institut inilah yang melakukan standarisasi VHDL.

Kamis, 30 September 2010

mengapa kita masih harus belajar B.indonesia

Bahasa Indonesia adalah bahasa resmi Republik Indonesia dan bahasa persatuan Bangsa Indonesia. Bahasa Indonesia diresmikan penggunaannya setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, tepatnya sehari sesudahnya, bersamaan dengan mulai berlakunya konstitusi. Di timor leste Bahasa Indonesia adalah bahasa kerja. Dari sudut pandang linguistika , Bahasa Indonesia adalah suatu varian bahasa melayu. Dasar yang dipakai adalah bahasa melayu riau dari abad ke-19, namun mengalami perkembangan akibat penggunaanya sebagai bahasa kerja dan proses pembakuan di awal abad ke-20. Hingga saat ini, Bahasa Indonesia merupakan bahasa yang hidup, yang terus menghasilkan kata-kata baru, baik melalui penciptaan, maupun penyerapan dari bahasa daerah dan bahasa asing.

Meskipun saat ini dipahami oleh lebih dari 90% warga Indonesia, Bahasa Indonesia tidak menduduki posisi sebagai bahasa ibu bagi mayoritas penduduknya. Sebagian besar warga Indonesia berbahasa daerah sebagai bahasa ibu. Penutur Bahasa Indonesia kerap kali menggunakan versi sehari-hari (kolokial) dan/atau mencampuradukkan dengan dialek Melayu lainnya atau bahasa ibunya. Namun demikian, Bahasa Indonesia digunakan sangat luas di perguruan-perguruan, di surat kabar, media elektronika, perangkat lunak, surat-menyurat resmi, dan berbagai forum publik lainnya, sehingga dapatlah dikatakan bahwa Bahasa Indonesia digunakan oleh semua warga Indonesia.

Indonesia adalah Negara yang kaya akan budaya. Bahasa adalah salah satu dari keanekaragaman budaya. Di setiap daerah mempunyai bahasa yang berbeda-beda, seperti dipulau jawa masyarakatnya berkomunikasi dengan menggunakan bahasa jawa. Bahasa jawa juga di bagi lagi, ada bahasa jawa kasar dan halus, setiap hari mereka berbicara dengan bahasa jawa. Dengan kebiasaan mereka yang seperti itu akan menyebabkan mereka tidak mengerti bahasa Indonesia. Saya mempunyai pengalaman, ketika saya pulang kampung bertemu dengan nenek saya, saya sangat bingung dan sulit untuk berkomunikasi dikarenakan nenek saya tidak bisa menggunakan bahasa Indonesia dan tidak mengerti bahasa Indonesia.

Dengan membiasakan komunikasi dengan bahasa Indonesia akan memudahkan kita dalam berkomunikasi antar daerah. Kita bangsa Indonesia maka bahasa yang di gunakan adalah bahasa Indonesia. Sebagai orang indonesia, pasti beranggapan bahwa kita ini sudah mengerti bahasa indonesia. Pada kenyataannya ternyata belum, yang membuat saya terkejut adalah banyaknya penulis yang belum mahir menggunakan bahasa Indonesia. Saya sendiri merasa bahasa Indonesia saya masih lemah semestinya kita belajar lagi. Jangan karena merasa sudah menggunakan bahasa indonesia sehari-hari lantas otomatis pandai. Ayo kita belajar bahasa Indonesia lagi, Bagaimana kita bisa menghargai budaya kita kalau bahasa Indonesia kita kacau belum benar.

Selasa, 28 September 2010

100 Kosakata bahasa baku dan tidak baku

Tugas Bahasa Indonesia 1


Berikut ini adalah contoh kata tidak baku menjadi:

1. Abjad, Abjat
2. Aktif , Aktip
3. Aktivitas , Aktifitas
4. Asas , Azas
5. Atlet, Atlit
6. Atmosfer , Atmosfir
7. Bus, Bis
8. Besok, Esok
9. Biosfer , Biosfir
10. Belum , Belom
11. Bengep , Bengap
12. Blanko , Blangko
13. Cenderamata , Cinderamata
14. Cabai , Cabe
15. Diagnosis, Diagnosa
16. Daftar , Daptar
17. Dekret , Dekrit
18. Detail , Detil
19. Doa , Do’a
20. Embus , Hembus
21. Ekstrem , Ekstrim
22. Ekstremis , Ekstrimis
23. Ekstra , Extra
24. E-mail , Email
25. Februari , Pebruari
26. Familier – Familiar
27. Facsimile , faksimili
28. Foto , Photo
29. Fondasi , Pondasi
30. Gladi , Geladi
31. Hakikat , Hakekat
32. Hafal , Hapal
33. Heterogen , Hetrogen
34. Hipotesis , Hipotesa
35. Hipotek , Hipotik
36. Hitam , Item
37. Hijau , Ijo
38. Habis , Abis
39. Ijazah , Ijasah
40. Imbau , Himbau
41. Indera, Indra
42. Indragiri , Inderagiri
43. Istri , Isteri
44. Izin , Ijin
45. Jadwal , Jadual
46. Jenderal , Jendral
47. Jumat, Jum’at
48. Justru , Justeru
49. Kacamata , Kaca mata
50. Kanker , Kangker
51. Karier , Karir
52. Katolik , Katholik
53. Kendaraan , Kenderaan
54. Konferensi , Konperensi
55. Kualifikasi , Kwalifikasi
56. Kualitatif , Kwalitatif
57. Kuantitatif , Kwantitatif
58. Kualitas , Kwalitas
59. Kosa kata, Kosakata
60. Laknat , La’nat
61. Lembap , Lembab
62. Lubang , Lobang
63. Masjid , Mesjid
64. Merek , Merk
65. Meterai , Meterei
66. Miliar , Milyar
67. Misi , Missi
68. Mulia , Mulya
69. Museum , Musium
70. Metode , Metoda
71. Mungkir , Pungkir
72. Maaf , Ma’af
73. Makhluk , Mahluk
74. Mahsyur , Mahsur
75. Muazin , Muadzin
76. Narasumber , Nara Sumber
77. Nasihat , Nasehat
78. Negeri , Negri
79. Nikmat , ni’mat
80. November , Nopember
81. Objek , Obyek
82. Objektif , Obyektif
83. Peduli , Perduli
84. Praktik , Praktek
85. Provinsi , Propinsi
86. Rakat , Rakaat
87. Risiko , Resiko
88. Rubah , Robah
89. Saja , Aja
90. Sekadar , Sekedar
91. Silakan , Silahkan
92. Sistem , Sistim
93. Saksama , Seksama
94. Subjek , Subyek
95. Subjektif , Subyektif
96. Teknik , Tehnik
97. Teknologi , Tehnologi
98. Ubah , Rubah
99. Mengubah , Merubah
100. Utang , Hutang

Kamis, 03 Juni 2010

CSCW (Computer Supported Cooperative Work)



Perkembangan komputasi lain pada tahun 1960-an adalah jaringan komputer yang memungkinkan komunikasi antara beberapa mesin (personal computer) yang terpisah dalam satu kesatuan grup. Dengan adanya jaringan komputer ini, komputer personal tetap mampu bekerja seca
ra individu dan dapat berhubungan dengan komputer lain di lingkungan kerjanya bahkan dengan seluruh dunia. Keadaan ini memunculkan perlunya kolaborasi antar individu melalui komputer yang dikenal sebagai Computer-Supported Cooperative Work (CSCW). CSCW mengangkat isu adanya pengaruh secara social dari adanya interaksi pengguna yang berkolaborasi dan berorganisasi, sehingga CSCW seringkali diasumsikan sebagai aspek yang dihasilkan dari sebuah groupware. Groupware adalah jenis software yang membantu kelompok kerja (workgroup) yang terhubung ke jaringan untuk mengelola aktivitas mereka.

Computer-Supported Cooperative Work (CSCW) adalah bidang studi yang berfokus pada perancangan dan evaluasi teknologi baru untuk mendukung proses sosial kerja, sering di antara mitra yang berjauhan. Hasil CSCW biasanya disebut Groupware. Groupware adalah jenis software yang membantu kelompok kerja (workgroup) yang terhubung ke jaringan untuk mengelola aktivitas mereka.

Perbedaan utama antara sistem CSCW dengan sistem interaksi individual adalah tidak dapat diabaikannya aspek sosial kelompok dari user yang tergabung. Sistem CSCW dibangun untuk memungkinkan interaksi antara user melalui komputer sehingga kebutuhan sekian banyak user tersebut harus terpenuhi dalam satu produk. Salah satu contoh sistem CSCW ini adalah electronic mail (email). Email merupakan sistem CSCW yang bersifat asynchronous yang tidak mengharuskan user bekerja pada waktu yang bersamaan. Penerima mail tidak harus membuka suratnya pada waktu yang sama dengan terkirimnya surat. Sebaliknya sistem CSCW synchronous membutuhkan partisipasi simultan dari para usernya.
Pergeseran paradigma HCI dimulai dengan bergantinya “card, tape dengan Video Display Unit” atau “mainframe berganti dengan PC”, banyak hal yang bergeser seiring dengan berjalannya waktu dan penemu banyak mengeluarkan resolusi terbaru tentang teknologi.

Orang sudah terpikir mengenai komputer digital pda tahun 1700-an dan 1800-an namun perlengkapan baru tersedia pada tahun 1940-1950-an. Pada tahun 1945, Vennevar Bush menyatakan dalam Athlantic Monthly, bahwa untuk membuat suatu publikasi unutk menjadi nyata yang perlu dilakukan hanyalah membuat catatan. Selanjutnya banyak peneliti melakukan terobosan terbaru dengan daya yang ada pada jamannya. Bush, menciptakan suatu mikrofilm yang dapat menyimpan catatan dengan memory yang besar dan dapat membuat jejak link dengansuatu materi. J.k. Licklinder menyatakan tentang suatu hubungan simbiosis antara manusia dengan komputer, yang di publikasikan pada tahun 1960.

Tujuan utama dari pergeseran paradigma HCI adalah dalam jangka panjang untuk para penemu menemukan suatu bahasa program yang menggantikan baha pemrograman saat itu yang masih bersifat hueristik dan juga bahasa pemrograman tersebut hanya dikenal oleh user itu sendiri. Selain itu, pada tahun 1960 komputer terlalu mahal untuk sebagian kalangan dengan waktu berbagi yang tinggi dan kemampuan akses yang cepat, serta kebutuhan unutk mengedit teks, mengedit e-mail maka dari itu membutuhkan HCI untuk dapat menjangkau itu semua.

Ivan Sutherland yang merupakan master of desain di MIT, membuat suatu alat dengan light pen sebagi alat input-nya. Dari light pen, Sutherland membuat Video Display Unit yang menggunakan komputer unutk visualisasi dan memanipulasi datanya. Selain Sutherland, Douglas Engelbart juga membuat Mouse, membuat layar dengan resolusi yang tinggi, berbagi file dan sistem CSCW.

Alan Kay, merupakan penemu Notebook dengan daya simpan tinggi dan merupakan komputer multimedia. Notebook ini merupakan suatu akses komputer secara pribadi. Penemuan ini merupakan suatu bentuk pergeseran paradigma yang baru setelah hal yang disebutkan di atas, notebook ini menggunaka sistem yang lebih kuat, kecil bentuknya dan dengan operating system IBM PC. Notebook ini tercipta pada tahun 1970-an. Selanjutnya mulailah tercipta pc Xerox dengan menggunakan prosessor lokal, layar bitmap, mouse dan GUI. Tahun 1981, tercipta satu pc komersial pertama yang diperuntukan untuk bisnis profesional yaitu Xerox Star, yang merupakan sistem pertama yang menggunakan kertas prototype, namun kekurangan dari star adalah arsitektur yang tertutup dan kurang berfungsinya keyboard.

Berdasarkan ide Star, maka Apple Lisa membuat suatu PC pada tahun 1982 yang mempunyai akses pribadi dan diperbarui dengan Apple Machintos pada tahun 1984 yang leih unggul dan tidak banyak trouble. Selanjutnya banyak penemuan PC dengan menggunakan GUI seperti WIMP. Pada tahun 1982 Ben Shneiderman menggambae=rkan daya tarik berbasis interaksi grafis objek visibilitas, aksi incremental dan umpan balik yang cepat. Ted Nelson menyatakan komputer dapat membantu ornag tidak hanya dalam bisnis. Dia juga menciotakan suatu istilah hypertext yang berarti pemikiran tentang informasi bukan sebagai aliran linier tetapi sebagai node saling berhubungan.

Bahasa adalah interface sebagai mediator atau agen. CSCW adalah Computer-Supported Cooperative Work dimana tidak ada user tunggal dan mengedepankan mikro aspek. Mark Weiser memperkenalkan tentang teknologi tenang dan pada akhir tahun 1990 ornag tidak lagi menggunakan perangkat virtual tapi sebagai penghuni virtual tidak lagi mengabaikan aspek makro-sosial.